5 Tips untuk Pengusaha Bisnis Kecil pada tahun 2020

5 Tips untuk Pengusaha Bisnis Kecil pada tahun 2020

Jika Anda telah memulai bisnis kecil pada 2019, tahun ini saatnya untuk mengembangkannya dan mengubahnya menjadi kerajaan nyata! Ya, mungkin membangun kerajaan terlalu ambisius, tetapi mengembangkan bisnis Anda dan membuatnya sukses pasti bisa dilakukan. Dan untuk itu, Anda harus menginvestasikan semua yang Anda miliki: waktu, uang, etos kerja, dan ketekunan.

Untuk membantu Anda, kami telah mengumpulkan 5 kiat dari pengusaha sukses

1. Bangun aplikasi seluler

Banyak pengusaha kecil masih percaya bahwa memiliki halaman Facebook dan situs web yang baik sudah cukup untuk menarik dan berkomunikasi dengan pelanggan mereka. Tetapi di dunia digital sekarang ini, ini tidak cukup! Aplikasi seluler telah menjadi alat pemasaran penting untuk bisnis dari semua ukuran dan industri. Dan meskipun sebagian besar pengusaha kecil mungkin berpikir bahwa mengembangkan dan memelihara aplikasi seluler itu mahal, memiliki satu sebenarnya dapat membantu Anda membangun basis pelanggan Anda, terlibat dengan pelanggan, meningkatkan reputasi Anda, dan meningkatkan penjualan.

Jika Anda memutuskan untuk membangun aplikasi untuk bisnis Anda, Anda memiliki tiga opsi: Anda dapat membangun tim pengembangan aplikasi sendiri, menyewa agen pengembangan aplikasi, atau menggunakan pembuat aplikasi seperti Como atau AppsBuilder untuk membangun aplikasi seluler Anda dengan cepat dan mudah.

Ketika datang untuk membangun aplikasi seluler, ada aspek penting lainnya untuk dipertimbangkan– hosting aplikasi. Pemasaran yang sukses tidak mungkin dilakukan jika aplikasi seluler Anda hanya memiliki pemrosesan sederhana pada klien; yang Anda butuhkan adalah backend yang solid. Berikut ini beberapa opsi:

Anda dapat memilih hosting aplikasi dengan alat yang siap pakai seperti lingkungan fleksibel Google App Engine;
Pilihan lain adalah memilih penyedia MBaaS, yang menggunakan model layanan-komputasi-awan, dan memungkinkan Anda untuk menggunakan layanan mereka saat mereka mengelola backend aplikasi Anda;
Opsi ketiga adalah tidak memiliki server. Dengan teknik ini, Anda tidak perlu khawatir tentang mengelola server. Fungsi-fungsi aplikasi dipanggil sesuai permintaan dan dijalankan pada sebuah cluster, sehingga mereka dapat mengukur sebanyak yang Anda butuhkan. Namun serverless bukan berarti tidak ada Docker – sebenarnya, Docker tidak memiliki server. Serverless sebenarnya adalah teknik untuk membangun aplikasi terdistribusi, sedangkan Docker adalah platform yang ideal untuk membangunnya.

2. Fokus pada kebutuhan pelanggan

Kebutuhan pelanggan yang tidak terpenuhi adalah salah satu ancaman terbesar bagi kesuksesan bisnis Anda.

Jika pelanggan tidak mendapatkan produk atau layanan yang mereka harapkan, mereka akan merasa frustrasi. Karena itu, Anda harus selalu fokus pada kebutuhan pelanggan Anda. Berikut adalah beberapa ide yang dapat membantu Anda memberikan layanan dan dukungan pelanggan terbaik.

Belajar menjadi ahli dalam pemecahan masalah. Misalnya, Anda dapat menambahkan basis pengetahuan ke situs web Anda untuk meningkatkan kegunaannya dan memberikan layanan pelanggan yang hebat (Anda dapat dengan mudah membangunnya di situs web Anda dengan menggunakan perangkat lunak basis pengetahuan. Anda juga harus menyediakan beberapa saluran komunikasi sehingga pelanggan dapat menghubungi Anda 24/7.
Perhatikan umpan balik pelanggan. Cobalah untuk mendengarkan apa yang dikatakan pelanggan Anda dan bekerja untuk mencapai resolusi yang memenuhi kebutuhan mereka. Dengan melakukan ini, Anda akan memberikan kesempatan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan Anda.
Perlakukan setiap pelanggan dengan tingkat layanan yang sama. Baik itu pelanggan yang membeli produk atau layanan Anda setahun sekali atau mereka yang Anda hubungi setiap hari, pastikan masing-masing mendapatkan tingkat layanan yang sama. Referensi, pelanggan lama, dan pelanggan tetap dapat menjadi aset penting bagi bisnis Anda sehingga Anda tidak perlu mengambil risiko dengan layanan dan pengalaman yang tidak konsisten.

3. Fokus untuk membuat karyawan Anda bahagia

Jika Anda ingin tim Anda menjadi produktif dan efisien, Anda perlu fokus untuk membuatnya bahagia. Sayangnya, sebagian besar pengusaha sering lupa untuk fokus pada moral karyawan mereka dan mencoba untuk bertindak seperti atasan sekolah tua. Mereka terus-menerus mengkritik orang dan menekan mereka hanya untuk melihat tingkat kinerja turun. Jangan jatuh ke dalam perangkap ini. Semua karyawan ingin didengar, dihargai, dan dipuji ketika mereka melakukan pekerjaan dengan baik. Lakukan apa saja untuk membuat orang yang bekerja untuk Anda bahagia karena jika karyawan Anda bahagia, mereka akan lebih bersedia membantu Anda mencapai tujuan perusahaan Anda.

4. Jangan pernah berhenti memandangi pesaing Anda

Persaingan dalam bisnis sangat ketat dan jika Anda memalingkan muka, pesaing Anda akan mencoba menjatuhkan Anda. Itu sebabnya Anda harus selalu waspada dengan apa yang dilakukan pesaing Anda. Layanan atau produk apa yang mereka tawarkan? Bagaimana mereka memberi harga layanan atau produk mereka? Apa strategi pemasaran mereka? Apakah mereka memiliki layanan pelanggan yang baik? Mengetahui semua detail ini akan membantu Anda mengidentifikasi kelemahan mereka dan mencari cara untuk bersaing. Misalnya, jika Anda mengetahui bahwa mereka memiliki produk berkualitas tinggi tetapi layanan pelanggan buruk, Anda dapat bekerja lebih keras pada hubungan pelanggan Anda.

5. Analisis dan sesuaikan secara teratur

Pemilik usaha kecil terus-menerus berusaha mendapatkan wawasan tentang pelanggan mereka karena mengetahui siapa yang paling mungkin membeli dari Anda adalah kunci untuk melakukan penjualan. Tetapi apakah mungkin untuk selamat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *