Jasa Pembuatan Website di Kebon Jeruk, Jakarta Barat 5/5 (1)

0822-2000-7705. Sebagai profesional di bidang digital marketing, www.niagawebmaster.com kini hadir menjangkau wilayah Kebon Jeruk, Jakbar. Kami siap membantu pemasaran bisnis Anda keseluruh Indonesia melalui web profesional. Hubungi kami di 0822-2000-7705 untuk membuka pasar dbaru Anda di dunia digital.

Sebagai TKI yang bekerja di Korea, Denis yang berasal dari Magelang memandang pekerjaannya sebagai karunia yang harus disyukuri. Ia bisa bekerja dengan penghasilan yang jauh lebih besar daripada orang lain dengan pekerjaan serupa di Indonesia. Ia bisa menabung dan akhirnya membeli sebidang tanah di kampung halamannya.

Meskipun mensyukuri pekerjaannya, ia mulai berfikir bagaimana supaya akhirnya bisa mendirikan usaha di Indonesia. Ia berharap untuk bisa dekat dengan kedua orang tuanya yang usianya semakin lanjut juga.

Akhirnya, pada tahun terakhirnya bekerja di Korea, ia memutuskan untuk membuka kursus bahasa Korea dan pelatihan bagi mereka yang ingin bekerja menjadi TKI di Korea seperti dirinya. Cukup sederhana? ya, ide awalnya begitu. Tetapi tidak dengan hasil akhirnya Ia membangun usaha yang lebih jauh lagi.

Saat pulang ke Indonesia, ia menggunakan tabungannya untuk membangun sebuah rumah dengan beberapa ruangan. Ruangan ini akan berfungsi sebagai ruangan kelas bagi mereka yang akan belajar bahasa Korea dan kursus lainnya. Selain itu ada ruang untuk bagian administrasi dan menyimpan peralatan kantor.

Cita – cita Denis akhirnya tercapai dengan dibukanya usaha kursusnya ini. Ia memulai promosinya dengan beriklan di koran setiap hari. Setelah konsisten beriklan setiap hari selama 2 bulan, nama kursusnya pun mulai dikenal masyarakat. Denis mulai mendapatkan siswa dalam jumlah yang cukup banyak. Yang jelas, jumlah siswanya mulai bisa membuatnya menabung meskipun sedikit.

Saat itu, ia semakin intensif berpromosi dan bahkan bertemu dengan para ketua RT untuk mempromosikan kursusnya saat ada acara arisan atau pertemuan para pemuda. Ia ingin para pemuda di daerahnya juga bisa merasakan mendapatkan kesempatan untuk bekerja ke luar negeri seperti dia. Ia juga ingin mereka bisa memperoleh penghasilan yang lebih baik daripada yang bisa diterima di Magelang.

Berbekal niat yang baik dan promosi yang cukup gencar, Denis bisa mendapatkan banyak siswa. Ia pun senang ketika akhirnya cukup banyak siswanya yang akhirnya bekerja di Korea juga.

Kemudian, suatu saat Denis pergi ke Borobudur mengantarkan keponakannya bermain. Sebagai orang Magelang, ia sudah cukup “bosan” pergi ke tempat wisata di Magelang, betapapun bagusnya. Tetapi kepergiannya kali ini ternyata membawa berkah baru bagi perjalanan karis Denis.

Ia bertemu dengan serombongan turis Korea yang kurang lancar berbahasa Inggris. Ia juga melihat ada orang Indonesia dengan bahasa Inggris yang kurang baik berusaha menolong turis tersebut. Akhirnya, mereka sama – sama kebingungan saat rombongan turis ini menanyakan jalan menuju ke suatu tempat. Denis pun berusaha membantu. Akhirnya, ia mengetahui dari rombongan turis tersebut bahwa pemandu yang bisa berbahasa Korea dengan baik sulit dicari.

Berbekal informasi seperti ini, Denis berfikir untuk menulis blog mengenai tempat – tempat wisata di Indonesia dalam bahasa Korea. Tulisan ini lengkap dengan foto dan petunjuk arah. Awalnya ia hanya menulis tentang tempat – tempat wisata di Magelang, Jogja dan Bali saja. Tetapi ternyata sambutan pembacanya lumayan juga. Ia sering mendapatkan komentar dari pembacanya tentang tulisan – tulisannya. Ternyata, banyak juga warga Korea yang berminat datang ke Indonesia.

Suatu hari, ada seorang Korea yang menanyakan dimana mencari pemandu yang baik untuk kunjungannya dan beberapa temannya. Mereka berombongan 7 orang hendak pergi ke Indonesia dan mendatangi beberapa kota dari danau Toba hingga bali dan NTT. Mereka ingin mengunjungi tempat – tempat wisata sesuai kesepakatan mereka bersama. Tetapi, mereka memerlukan pemandu yang lancar berbahasa Korea untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan mereka. Mereka tidak mengikuti paket tour seperti turis lain. Mereka benar – benar memiliki minat tentang tempat wisata sendiri.

Denis tentunya tidak tahu akan hal seperti pemandu wisata sebelumnya. Ia mengatakan bahwa ia tidak terlalu tahu hal seperti itu. Tetapi, orang korea tadi bercanda apakah Denis mau memandu mereka?

Saya belum mengetahui banyak hal di tempat tujuan Anda. kata Denis. Tetapi orang Korea ini menyebut. Tidak apa – apa, yang penting Anda lancar berbahasa Korea dan Indonesia dan bisa menemani kami.

Ternyata, dialog yang awalnya bercanda ini menjadi pemikiran serius juga. Denis merasa ia sudah sering berhadapan dengan orang Korea. Ia juga telah tinggal di Korea saat bekerja. Ia juga pernah liburan di tempat lain seperti Singapura dan Malaysia saat sudah tinggal di Indonesia.

Iapun merasa, sebenarnya sih tidak ada masalah saya menemani mereka. Hitung – hitung ini pengalaman baru.

Akhirnya, permintaan inipun diterimanya. Ia menerima tawaran untuk menjadi pemandu bagi 7 turis ini. Singkat cerita, Denis menjemput turis ini dari hotel di daerah Pematang Siantar dan mengantarkan mereka hingga mereka kembali ke hotel di destinasi terakhir mereka, di Bali. Ia pun merasa bahwa perjalanannya lumayan sukses. Beberapa hari kemudian, beberapa turis tersebut berkomentar di blognya dan berterimakasih telah dipandu selama berwisata di Indonesia. Mereka ternyata juga menyarankan Denis untuk membuka bisnis baru memandu turis dari Korea di Indonesia.

Apakah Denis setuju dengan usul tersebut? Ya, seperti yang kita harapkan, Denispun setuju untuk membuka jasa pemandu wisata tadi.

Ketika memulai bisnis baru ini, Denis mesti menyiapkan tenaga profesional yang tidak hanya lancar berbahasa Korea tetapi juga lebih luwes berkomunikasi. Ia memiliki beberapa kawan yang bisa diandalkan untuk keperluan ini. Saat ada beberapa order bersamaan, ia bekerjasama dengan kawan – kawannya tersebut.

Singkat cerita, kini Denis telah menjalankan bisnis ini beberapa tahun. Ia secara spesifik hanya berpromosi untuk tamu dari Korea saja. Ia merekrut 6 orang yang kebanyakan adalah mantan TKI di Korea seperti dirinya. Mereka bekerja untuk mengantarkan para turis ini ke tujuan mana saja di Indonesia. Ia juga mengupdate websitenya dengan berbagai artikel daerah wisata di Indonesia. Ia juga menyewa jasa pembuatan website untuk mendesain ulang blognya hingga sesuai dengan keperluannya.

Mengantarkan turis Korea berwisata adalah hal yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan Denis. Saat membuat blog pertamanya, ia hanya berfikir menolong turis Korea yang datang ke Indonesia. Ia menyediakan informasi yang akurat (dan bahkan mengupdatenya) tentang tempat wisata di Indonesia. Ia menulis cara mencapai tempat tersebut melalui angkutan umum atau kendaraan sewaan. Ia juga menulis hal – hal yang mesti diperhatikan saat menyewa mobil dan sebagainya. Melalui tulisan ini, banyak orang yang merasa terbantu. Akhirnya, ada orang Korea yang memintanya untuk memandu roimbongan mereka. Dan kini, bisnis ini adalah usaha baru Denis setelah membuka kursus bahasa Korea untuk calon TKI.

Berbisnis di jaman ini memerlukan website. Website bisa membuka kesempatan kita dan pasar baru bagi bisnis kita.

Hubungi kami di 0822-2000-7705 sekarang juga untuk membuka pasar baru bisnis Anda!

Please rate this

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *